7026
Hubungi Kami

MIMPI (BURUK) ARDA TURAN BERSAMA BARCELONA AKHIRNYA BERAKHIR


Anda pikir Arda Turan sudah cabut dari Barcelona sejak kapan tahu, bukan? Tidak. Kontraknya baru habis hari ini.
Lima tahun lalu gelandang serang Timnas Turki Arda Turan meninggalkan Atletico Madrid untuk Barcelona. Dibeli dengan harga £24 juta, Turan mengawali perjalanan dengan Barcelona untuk menjadi pemain top Eropa dan memenangkan Liga Champions.

“Aku bahkan tidak pernah bisa bermimpi bermain untuk Barcelona. Tapi, takdir Gusti Allah membawaku ke sini, maka aku akan bermimpi lebih tinggi lagi,” kata Turan, lima tahun lalu, kepada media Turki, Bugun Daily.

“Sekarang, aku bermimpi menjadi pemain terbaik Eropa dan mengangkat trofi Liga Champions,” ujarnya, optimis.

Tapi kenyataan tak bisa lebih jauh lagi dari apa yang diterima Turan. Pada musim pertamanya, ia tak bisa main langsung. Barcelona terkena hukuman dari FIFA yang membuat rekrutan baru baru bisa bermain di bulan Januari tahun depannya.

Di musim 2015/2016 itu, Turan bermain 25 kali namun cuma 13 kali di antaranya ia menjadi starter. Luis Enrique, pelatih Barca saat itu, tak pernah benar-benar memberinya kepercayaan.

Musim kedua berjalan serupa. Ia terkena cedera dan cuma main 30 kali—tak sampai separuh dari jumlah pertandingan Barcelona yang tersedia selama satu musim.

Musim ketiga (2017-2018), saat Enrique pergi, bukannya mimpi menjadi nyata, Turan malah semakin tertinggal. Ernesto Valverde, manajer Barca selanjutnya, sama sekali tak memainkan Arda Turan.

Hasilnya, di Januari, ia dipinjamkan ke klub Turki İstanbul Başakşehir. Ia terus berada di klub tersebut sampai tahun 2020 ini. Januari lalu, kontrak pinjaman yang seharusnya berjalan sampai musim panas ini dihentikan oleh İstanbul Başakşehir. Total ia bermain sebanyak 37 kali dan mencetak dua gol di Başakşehir.

Namun, nahas betul nasibnya, Barcelona tak menginginkannya lagi. Alih-alih kembali ke Catalan, Turan memilih untuk tetap tinggal di Turki sampai kontraknya berakhir pada 30 Juni 2020—hari ini.

Hari ini, Turan bebas dari mimpi buruk bernama Barcelona itu. Di usia 33 tahun, Turan mencoba memulai kembali.